Nama:
Riany
Kelas:
2EB14
NPM:
26212269
KOPERASI
MAHASISWA IPB
BAB
4
Menurut
analisis saya koperasi ipb merupakan sebuah badan usaha karena adanya kemauan
orang perorangan untuk menghimpun diri secara sukarela dan bekerja sama untuk
meningatkan kesejahteraan ekonomi,dalam hal ini hak dan kewajiban anggotanya
tidak bergantung pada besarnya modal yang di setorkan kepada koperasi.
Koperasi ipb merupakan sebagai badan usaha karena
berlandaskan asas asas kekeluargaan. Koperasi
mahasiswa IPB mempunyai tujuan dan nilai koperasi yaitu dengan memaksimumkan
keuntungan, memaksimumkan nilai perusahaan, meminimumkan biaya. contohnya
menjual barang dengan harga yang lebih murah dari harga yang biasanya atau dari
harga aslinya. Sehingga dapat meringankan orang orang yang membeli barang di
koperasi ipb
Koperasi
ipb mempunyai tujuan utama yaitu adanya keinginan untuk mengembangkan
kesejahteraan anggota khususnya pada masyarakat .koperasi tidak mengutamakan
modal sehinggal laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota tetapi
di usahakan agar koperasi tidak mendatangkan rugi, tetapi mendatangkan manfaat.
Koperasi tidak mengejar keuntungan sebagai tujuan dari perusahaan karena
koperasi di dasari atas pelayanan dari anggotanya.
Menurut
analisis saya koperasi ipb temasuk dalam salah satu keterbatasan teori
perusahaan yaitu menurut wiliam banmoldb memaksimumkan penjualan,
dimana akan memaksimumkan penjualan setelah keuntungan yang di peroleh telah
memadahi. Tidak dengan memaksimumkan penggunaan manajemen menurut (oliver
wiliamson) di ukur dengan kompensasi seperti gaji, tunjangan tambahan, dan
pemberian saham , dan untuk memuaskan sesuatu dengan berusaha keras menurut
(herbert simon) ketidakpastian karena kekurangan data, maka tidak mampu
memaksimumkan keuntungan tapi hanya satu pihak yang berjuang. Karena koperasi
ipb tidak memberikan gaji kepada anggotanya tetapi hanya kesukarelaan anggota -
anggota koperasiny dan koperasi ipb mempunyai kepastian dan dapat memaksimumkan
keuntungannya dengan menjual barang -barang yang menarik dan berkualitas dengan
harga yang terjangkau dan koperasi ipb semua anggota berperan penting tidak
hanya satu orang saja yang berperan.
Dalam
hal ini koperasi ipb mempunyai teori
laba yaitu teori laba inovasi keberhasilannya membuat inovasi dan teori laba
efisiensi manajerial perusahaan yang di kelola secara efisien akan memperoleh
laba di atas rata rata laba normal. Karena koperasi ipb bisa membuat suatu
barang buatan sendiri menciptakan barang baru yang menarik untuk di jual dan di
minati oleh masyarakat. contohnya seperti membuat boneka unik yang
berlambangkan ipb, baju dengan gambar yang di pesan sesuai yang dinginkan dan
lain lain.dan dari penjualan barang-barang tersebut koperasi ipb memperoleh
laba atau untung. Itu semua karena orientasi usaha yang lebih mengutamakan
pelayanan usaha yang sebaik mungkin dan dapat memberikan manfaat dan kepuasan
bersama anggotanya.
fungsi
laba dalam koperasi ipb tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun
transaksi anggota dengan koperasinya, semakin tinggi partisipasi anggota maka
makin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota yaitu dengan banyaknya barang
yang terjual di koperasi ipb tersebut semakin banyak barang yang terjual
semakin banyak juga laba yang di dapatkan oleh anggota koperasi tersebut.
Status
dan motif anggota koperasi ipb adalah orang orang yang mempunyai kepentingan
ekonomi yang sama sebagai pemilik dan pengguna jasa, anggota koperasi ipb
berpartisipasi aktif untuk mengembangkan usaha koperasi di mana anggota
koperasi ipb sendiri dari kalangan mahasiswa yang mengelola koperasinya sendiri
sehingga semua anggota koperasi ikut aktif dalam kegiatan yang di adakan dalam
koperasi ipb tersebut.
Koperasi
ipb menyelenggarakan kegiatan usahanya seperti:
1.unit
usaha penjualan asesoris
2.
adanya jasa pelayanan pemesanan barang
3.
unit usaha penjualan baju
4.
adanya kerjasama baik berupa partnership
maupun sponsorship.
Dalam
melaksanakan kegiatan usahanya koperasi ipb sesuai yang dimaksud dalam ayat (1)
sampai dengan ayat (3), Koperasi dapat melakukan kerjasama dengan Koperasi dan
Badan Usaha lainnya, baik didalam maupun diluar wilayah Republik Indonesia.
Dalam koperasi ipb ini adanya sisa
hasil usaha dimana setiap penjualan adanya perhitungan setelah semua barang
laku terjual, dari pemasaukan dan penerimaan total yang di dapatkan. Semua
pendapatan koperasi ipb dalam satu tahun semuanya di perhitungkan dari
pemasukan sampai pengeluaran dalam koperasi ipb tersebut.
BAB 5
Sisa hasil usaha merupakan suatu
pendapatan yang di peroleh pada koperasi ipb tersebut dengan pendapatan
keuntungannya setiap bulannya atau setiap tahunnya. Besarnya shu yang di terima
setiap anggota akan berbeda, tergantung dari partisipasi modal dan transaksi
anggota selama berjalannya koperasi terhadap pendapatan koperasi ipb sendiri.
Semakin besar usaha dan modal maka
semakin besar shu yang akan di terima oleh anggota koperasi ipb.
Rumus pembagian shu pada koperasi
ipb ini sebenarnya sama dengan pembagian shu koperasi yang lainnya yaitu:
Cadangan
: 40 %
SHU KOPERASI Dibagi pada anggota : 40 %
Dana pengurus : 5 %
Dana karyawan : 5 %
Dana sosial : 5 %
SHU KOPERASI Dibagi pada anggota : 40 %
Dana pengurus : 5 %
Dana karyawan : 5 %
Dana sosial : 5 %
Contohnya
shu koperasi ipb 2.000.000 maka :
-cadangan
40% X 2.000.000= 800.000
-shu
koperasi di bagi pada anggota 40% X 2.000.000= 800.000
-dana
pengurus 5% X 2.000.000= 100.000
-dana
karyawan 5% X 2.000.000=100.000
-dana
sosial 5% X 2.000.000=100.000
Menurut analisis saya prinsip
pembagian shu dalam koperasi ipb termasuk dalam prinsip SHU yang dibagi yaitu
bersumber dari anggota karena SHU yang yang bukan berasal dari transaksi dengan
anggota pada dasarnya tidak di bagi kepada anggota melainkan sebagai cadangan
koperasi, pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan jadi Proses
perhitungan SHU peranggota dan jumlah SHU yang dibagi kepada anggota harus
diumumkan secara transparan, sehingga setiap anggota dapat dengan mudah
menghitung secara kuantitatif berapa bartisipasinya kepada koperasinya dan SHU
anggota di bayar secara tunai yaitu harus di berikan secara tunai untuk
membuktikan dirinya sebagai badan usaha yang sehat kepada anggota dan
masyarakat mitra bisnisnya.
Pembagian
SHU peranggota dalam koperasi ipb Pastinya pembagian SHU per anggota
berbeda-beda karena modal dan kerja yang berbeda pula. Jadi tergantung
pendapatan yang di dapat dari koperasi ipb.
BAB 6
Menurut analisis saya koperasi ipb
merupakan manajemen karena terdiri dari rangkaian kegiatan seperti
perencanaan,pengorganisasian,pergerakan dan pengendalian/pengawasan untuk
mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia.
seperti perencanaan untuk koperasi ipb ke depannya, adanya susunan organisasi,
pergerakan dalam pembagian tugas dan pengawsan dalam kegiatan koperasi
berlangsung.
Koperasi ipb
termasuk dalam badan usaha yang berangotakan orang-orang dengan melandaskan
kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan berasakan kekeluargaan dan
untuk mensejahterakan anggotanya.
Jadi manajemen dalam koperasi ipb
untuk mencapai tujuan koperasi perlu adanya sistem manajemen yang baik agar
tujuannya berhasil. Contohnya adanya sistem pembagian kerja dan perlu adanya
pengurus dalam pelaksanaan kegiatan agar tercapainya kesejahteraan anggota.
Rapat anggota koperasi ipb mempunyai
tugas dan wewenangnya yaitu seperti.
- membicarakan tentang kemajuan koperasi
- Membahas dan menetapkan AD, ART dan atau Pembubaran Koperasi.
- Memilih dan memberhentikan Pengurus dan Pengawas.
- Menetapkan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
- membicarakan tentang kemajuan koperasi
- Membahas dan menetapkan AD, ART dan atau Pembubaran Koperasi.
- Memilih dan memberhentikan Pengurus dan Pengawas.
- Menetapkan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
Pengurus koperasi ipb bertugas dalam
hal:
-
Memimpin organisasi dan kegiatan usaha
- Membina dan membimbing anggota
- Memelihara kekayaan koperasi
- Menyelenggarakan rapat anggota
- Membina dan membimbing anggota
- Memelihara kekayaan koperasi
- Menyelenggarakan rapat anggota
- Mengajukan laporan keuangan dan
pertanggung jawaban kegiatan
Pengawas koperasi ipb bertugas
mengawasi kegiatan selama berlangsungnya kegiatan koperasi dan mempunyai
tanggung jawab dalam setiap tugasnya.
Dalam koperasi ipb tidak ada istilah
manager tetapi adanya ketua koperasi tugasnya itu:
-sebagai
pemimpin
-sebagai
perencanaan setiap kegiatan yang di adakan
-adanya
tanggung jawab yang besar
Pendekatan sistem pada koperasi ipb sama
seperti Draheim yaitu organisasi dari
orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat sifat sosial.
Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar