Rabu, 30 Oktober 2013

Analisis koperasi mahasiswa IPB



Nama: Riany
Kelas: 2EB14
NPM: 26212269

KOPERASI MAHASISWA IPB
BAB 4
                Menurut analisis saya koperasi ipb merupakan sebuah badan usaha karena adanya kemauan orang perorangan untuk menghimpun diri secara sukarela dan bekerja sama untuk meningatkan kesejahteraan ekonomi,dalam hal ini hak dan kewajiban anggotanya tidak bergantung pada besarnya modal yang di setorkan kepada koperasi.
Koperasi  ipb merupakan sebagai badan usaha karena berlandaskan asas asas kekeluargaan.    Koperasi mahasiswa IPB mempunyai tujuan dan nilai koperasi yaitu dengan memaksimumkan keuntungan, memaksimumkan nilai perusahaan, meminimumkan biaya. contohnya menjual barang dengan harga yang lebih murah dari harga yang biasanya atau dari harga aslinya. Sehingga dapat meringankan orang orang yang membeli barang di koperasi ipb
            Koperasi ipb mempunyai tujuan utama yaitu adanya keinginan untuk mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya pada masyarakat .koperasi tidak mengutamakan modal sehinggal laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota tetapi di usahakan agar koperasi tidak mendatangkan rugi, tetapi mendatangkan manfaat. Koperasi tidak mengejar keuntungan sebagai tujuan dari perusahaan karena koperasi di dasari atas pelayanan dari anggotanya.
            Menurut analisis saya koperasi ipb temasuk dalam salah satu keterbatasan teori perusahaan yaitu menurut wiliam banmoldb memaksimumkan penjualan, dimana akan memaksimumkan penjualan setelah keuntungan yang di peroleh telah memadahi. Tidak dengan memaksimumkan penggunaan manajemen menurut (oliver wiliamson) di ukur dengan kompensasi seperti gaji, tunjangan tambahan, dan pemberian saham , dan untuk memuaskan sesuatu dengan berusaha keras menurut (herbert simon) ketidakpastian karena kekurangan data, maka tidak mampu memaksimumkan keuntungan tapi hanya satu pihak yang berjuang. Karena koperasi ipb tidak memberikan gaji kepada anggotanya tetapi hanya kesukarelaan anggota - anggota koperasiny dan koperasi ipb mempunyai kepastian dan dapat memaksimumkan keuntungannya dengan menjual barang -barang yang menarik dan berkualitas dengan harga yang terjangkau dan koperasi ipb semua anggota berperan penting tidak hanya satu orang saja yang berperan.
                Dalam hal ini koperasi  ipb mempunyai teori laba yaitu teori laba inovasi keberhasilannya membuat inovasi dan teori laba efisiensi manajerial perusahaan yang di kelola secara efisien akan memperoleh laba di atas rata rata laba normal. Karena koperasi ipb bisa membuat suatu barang buatan sendiri menciptakan barang baru yang menarik untuk di jual dan di minati oleh masyarakat. contohnya seperti membuat boneka unik yang berlambangkan ipb, baju dengan gambar yang di pesan sesuai yang dinginkan dan lain lain.dan dari penjualan barang-barang tersebut koperasi ipb memperoleh laba atau untung. Itu semua karena orientasi usaha yang lebih mengutamakan pelayanan usaha yang sebaik mungkin dan dapat memberikan manfaat dan kepuasan bersama anggotanya.
            fungsi laba dalam koperasi ipb tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya, semakin tinggi partisipasi anggota maka makin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota yaitu dengan banyaknya barang yang terjual di koperasi ipb tersebut semakin banyak barang yang terjual semakin banyak juga laba yang di dapatkan oleh anggota koperasi tersebut.
            Status dan motif anggota koperasi ipb adalah orang orang yang mempunyai kepentingan ekonomi yang sama sebagai pemilik dan pengguna jasa, anggota koperasi ipb berpartisipasi aktif untuk mengembangkan usaha koperasi di mana anggota koperasi ipb sendiri dari kalangan mahasiswa yang mengelola koperasinya sendiri sehingga semua anggota koperasi ikut aktif dalam kegiatan yang di adakan dalam koperasi ipb tersebut.
            Koperasi ipb menyelenggarakan kegiatan usahanya seperti:
            1.unit usaha penjualan asesoris
            2. adanya jasa pelayanan pemesanan barang
            3. unit usaha penjualan baju
            4. adanya  kerjasama baik berupa partnership maupun sponsorship.
Dalam melaksanakan kegiatan usahanya koperasi ipb sesuai yang dimaksud dalam ayat (1) sampai dengan ayat (3), Koperasi dapat melakukan kerjasama dengan Koperasi dan Badan Usaha lainnya, baik didalam maupun diluar wilayah Republik Indonesia.
            Dalam koperasi ipb ini adanya sisa hasil usaha dimana setiap penjualan adanya perhitungan setelah semua barang laku terjual, dari pemasaukan dan penerimaan total yang di dapatkan. Semua pendapatan koperasi ipb dalam satu tahun semuanya di perhitungkan dari pemasukan sampai pengeluaran dalam koperasi ipb tersebut.
BAB 5
            Sisa hasil usaha merupakan suatu pendapatan yang di peroleh pada koperasi ipb tersebut dengan pendapatan keuntungannya setiap bulannya atau setiap tahunnya. Besarnya shu yang di terima setiap anggota akan berbeda, tergantung dari partisipasi modal dan transaksi anggota selama berjalannya koperasi terhadap pendapatan koperasi ipb sendiri. Semakin besar usaha  dan modal maka semakin besar shu yang akan di terima oleh anggota koperasi ipb.
            Rumus pembagian shu pada koperasi ipb ini sebenarnya sama dengan pembagian shu koperasi yang lainnya yaitu:
Cadangan : 40 %
SHU KOPERASI Dibagi pada anggota : 40 %
Dana pengurus : 5 %
Dana karyawan : 5 %
Dana sosial : 5 %
Contohnya shu koperasi ipb 2.000.000 maka :
-cadangan 40% X 2.000.000= 800.000
-shu koperasi di bagi pada anggota 40% X 2.000.000= 800.000
-dana pengurus 5% X 2.000.000= 100.000
-dana karyawan 5% X 2.000.000=100.000
-dana sosial 5% X 2.000.000=100.000
            Menurut analisis saya prinsip pembagian shu dalam koperasi ipb termasuk dalam prinsip SHU yang dibagi yaitu bersumber dari anggota karena SHU yang yang bukan berasal dari transaksi dengan anggota pada dasarnya tidak di bagi kepada anggota melainkan sebagai cadangan koperasi, pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan jadi Proses perhitungan SHU peranggota dan jumlah SHU yang dibagi kepada anggota harus diumumkan secara transparan, sehingga setiap anggota dapat dengan mudah menghitung secara kuantitatif berapa bartisipasinya kepada koperasinya dan SHU anggota di bayar secara tunai yaitu harus di berikan secara tunai untuk membuktikan dirinya sebagai badan usaha yang sehat kepada anggota dan masyarakat mitra bisnisnya.
            Pembagian SHU peranggota dalam koperasi ipb Pastinya pembagian SHU per anggota berbeda-beda karena modal dan kerja yang berbeda pula. Jadi tergantung pendapatan yang di dapat dari koperasi ipb.

BAB 6
            Menurut analisis saya koperasi ipb merupakan manajemen karena terdiri dari rangkaian kegiatan seperti perencanaan,pengorganisasian,pergerakan dan pengendalian/pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia. seperti perencanaan untuk koperasi ipb ke depannya, adanya susunan organisasi, pergerakan dalam pembagian tugas dan pengawsan dalam kegiatan koperasi berlangsung.     
                Koperasi ipb termasuk dalam badan usaha yang berangotakan orang-orang dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan berasakan kekeluargaan dan untuk mensejahterakan anggotanya.
            Jadi manajemen dalam koperasi ipb untuk mencapai tujuan koperasi perlu adanya sistem manajemen yang baik agar tujuannya berhasil. Contohnya adanya sistem pembagian kerja dan perlu adanya pengurus dalam pelaksanaan kegiatan agar tercapainya kesejahteraan anggota.
            Rapat anggota koperasi ipb mempunyai tugas dan wewenangnya yaitu seperti.
- membicarakan tentang kemajuan koperasi
-  Membahas dan menetapkan AD, ART dan atau Pembubaran Koperasi.
-  Memilih dan memberhentikan Pengurus dan Pengawas.
-  Menetapkan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
            Pengurus koperasi ipb bertugas dalam hal:
-      Memimpin organisasi dan kegiatan usaha
-      Membina dan membimbing anggota
-      Memelihara kekayaan koperasi
-      Menyelenggarakan rapat anggota
-      Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban kegiatan
            Pengawas koperasi ipb bertugas mengawasi kegiatan selama berlangsungnya kegiatan koperasi dan mempunyai tanggung jawab dalam setiap tugasnya.
            Dalam koperasi ipb tidak ada istilah manager tetapi adanya ketua koperasi tugasnya itu:
-sebagai pemimpin
-sebagai perencanaan setiap kegiatan yang di adakan
-adanya tanggung jawab yang besar
             Pendekatan sistem pada koperasi ipb sama seperti  Draheim yaitu organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat sifat sosial.



Referensi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar